SELAMATKAN ASET BANGSA, STOP ASING ASENG MASUK KE DALAM BUMI NUSANTARA PAKAI PASAL 33
SELAMATKAN ASET BANGSA, STOP ASING ASENG MASUK KE DALAM BUMI NUSANTARA PAKAI PASAL 33
Membaca berita bahwa pemerintah akan menalangi mega skandal jiwasraya 20 triliun pake APBN maka saya komentar, Wah seru ini BERNEGARANYA, selamat!!! . Baru tahu korupsi pejabat, korupsi di BUMN, kolusi kelompok pendukung dan oligarki di TANGGUNG RAKYAT. Enak banget jadi pejabat sekarang, sirik gue!
Dana talangan jiwasraya mungkin Ini solusi buat para nasabah jiwasraya, sisi lain, ini membuktikan keras kepalanya banyak pejabat bahwa nanti takut sistemik mengancam ekonomi, takut nama “baik” hilang. Eh cuk, yang geblek jangan di lindungi atau kalian merupakan bagian dari sistem yang bermasalah. Biarkan siapa yang bersalah yang nanggung!!!!
Kita kita melihat hal begini paling ngerundel, kuapok luh!!!. Tetapi begitu melihat “ melindungi kesalahan dan kebobrokan pakai APBN” kita kita berkata, kuapok mu kapan dul?!!. Makanya ber negara jangan berbisnis, semua itu hanya sarana buat bancaan. Bagi bagi porsi, lah enak ya yang dapat, terus hilang lagi filenya di kejaksaan. Wis cocok wis.
Surga banget kesannya buat para kriminal negara ini ya? Ini negeri para bedebah emangnya!!!
Ya jangan begitulah ngurus negara. Old mind dan old system harus di ubah itu fundamental berfikir cara lama yang sudah puluah tahun TIDAK MAU di ubah, itu yang membuat kalian punya banyak uang di luar negeri ya?! Karena itu ngak bakal mau berubah, lah enak!!!
Ok lah, banyak yang sudah di ubah saat ini di indonesia kita akui, ada pembangunan, bagus iya, tetapi belum menunjukan hasil posistif, kita belum jadi negara pemenang.
Kita masih pakai GBHN negara lain, kita masih kejepit di “gambar” map negara lain. Kita tidak punya NATION INTEREST yang berdaulat. Paling hanya proyek negara dan anggaran yang di bicarakan. Bukan grand plan mau jadi APA NEGERA INI.
Disini terpancing kita selalu untuk membantu dan memberikan kontribusi. Banyak orang yang kepala dingin melihat pendekatan bossman ini sebagai alternatif, namun kalau yang pendek akal, dan ngak berilmu bahkan sampai mengirim buzzerp mengangap bossman ini anti pemerintah.
Ngak pernah kita anti, kita selalu memberikan masukan agar lebih baik, lebih baik. Memang karena “school of thought” nya beda, jadi landasan keilmuan beda, muscle knowledge beda, terlihat anti.
Karena saat ini cara mendoktrinya adalah, APAPUN YANG BEDA ITU MELAWAN.
Padahal ini semua dalah perilaku alami, contonya ikan. Ikan itu selalu berenang melawan arus, hanya IKAN MATI yang ikut arus. Begitu cara melihat perbedaan. Eh lupa, buzzerp mah ngak perduli sama bangsa negara, pokoknya hanguskan orang yang beda dengan pejabat sekarang. Pejabat sekarang selalu benar dan berfikiran untuk rakyat. Tidak ada cara yang lebih baik dari cara pejabat sekarang.
Ya monggo cuk. Silahkan saja. Mudah mudahan ngak resesi 2 kuartal berturut turut, kalau ternyata 3 kuartal kedepan minus? Bahkan 4 kuartal minus?
Gampang, kita bangun narasi, narasi pejabat tidak pernah salah, yang salah orang yang beda pendapat. Oh aman kalau begitu, sudah punya narasi narasi doktrin nya kok, para buzzerp khan ada mastermind nya. ya alhamdulillah aman kalau ada narasinya. Selamat kalian aman di atas sana ya. Kebetulan rakyat sekarang memang Cuma butuh narasi kok, silahkan lanjutkan boss.
Kita bagaimana? Ya kita mah terus aja membangun karsa dan mengingatkan bersuara versi kita membela NKRI. Gak didenger syukur, dipakai alhamdulillah. Ini semua untuk indonesia menang, kita kembali mengingatkan sejarah, sejarah untuk mengingatkan bahwa NUSANTARA di takdirkan jadi GLOBAL PLAYER sejak lahir.
Sekarang sayang, kita belum melihat rencana kedepan kita menjadi global player, masih tarkam, antar kampung. Globalnya masih nyender sama super power. Sayang banget deh !!!
Sekali lagis sangat disayangkan pengelola negara, pejabat negara dan politikus melihat negara indonesia tanpa wawasan sejarah, tanpa faham kekuatan geoekonomi, yaitu kekuatan geografi untuk keuntungan ekonomi, tidak memainkan geopolitik kekuatan geografi untuk keuanggulan politik bernegara, dan pastinya tidak punya geostrategi, memanfaatkan kekuatan geografi untuk faktor penekan bernegara.
Intinya, saat ini bagaimana membagi bagi APBN, membuat peraturan yang sedikit menguntungkan rakyat. Rakyat hanyalah sapi yang di peres peres susunya tetapi ngak di kawin kawin. Nikahnya pejabat itu seteleh menjabat bukan dnegan rakyat tetapi dengan oligarki, dengan kelompoknya dan dengan politikus penguasa senayan.
Rakyat habis digrepe grepe doang dan herannya rakyat nya ngak kapok kapok, malah memuja muja pejabat pejabat yang seperti hero dijunjungnya. Top dah doktrin dan propagandanya, top markotop!!!
Kalau kita menengok sejarah sebentar, kita tahu doktrin jalur sutra itu seakan akan jalur hebat. Karena mungkin banyak pejabat sekarang kemakan propaganda film china, dan berbisnis dengan tiongkoknya kedaleman sampai budaya dan doktrin ngak bisa di bedain.
Jalur sutra di abad pertengahan mendadak jadi jalur sepi, kota kota eropa timur, asia barat yang tadinya jalur ekonomi mati hanya kurang dari 50 tahun.
50 tahun dari apa?
Dari majunya dunia maritim perkapalan pada abad 14 dan 15. Sehingga pada perjanjian ZARAGOZA dunia di bagi dua oleh raja laut portugis sisi timur, sepanyol sisi barat. Spanyol ke Amerika, utara selatan, portugis ke india sampai timur jauh nusantara.
Jalur sutra kalau dengan jalur maritim dan MARITIME LINE tersebut ada berlaku sampai saat ini sementara jalur sutra sudah musnah tinggal debu.
Jalur maritim yang melewati indonesia bahkan tidak berubah sejak jaman awal duni maritim 1511 awal puncak penjelajahan mencari dunia baru mencari sumber bahan baku baru.
Dulu, rempah adalah hal yang menjadi isi dari jalur sutra yang di kemudian hari jalur rempah atau soice road adalah jalan menuju kemakmuran.
Rempah nusantara telah membawa bangsa Inggris, Belanda, Portugal kejaman keemasan mereka.
Negara eropa makmur bekelimpahan karena rempah nusantara. Jadi sedari awal nusantara memang ditakdirkan menjadi pemain global.
Ketika komoditas rempah menjadi industri, kebutuhanya bisa di penuhi oleh daerah lain di awal abad 20, maka terjadi pergeseran besar dimana bukan yang dipermukaan yang menjadi sasaran sekarang namun yang berada di dalam tanah. Mineral bumi.
Perlu di ingatkan di dalam perdagangan rempah, katakan di wilayah maluku, di pulau Rhun misalnya, jangan membayangkan kekuatan militer yang berkuasa, sejak awal bulognya maluku, sudah berdidri, UNTATANG namanya, yang membagi rata petani dan yang deal dengan pihak asing, pedagang Arab, pedanag Tiongkok, sampai Portugis, Inggris adalah untatang ini.
Baru ketika belanda nya “kemaruk” greedy, tamak, mereka membuang 15.000 penduduk wilayah penghasil pala tersebut, tinggal tersisa 1000 dan ada banyak pembunuhan terjadi, ini namanya perampokan atau STATE SPONSOR TERORISME.
Hasilnya di ambil habis habisan, sampai jatuh nilai nutmeg tadi namun belanda sudah kaya, VOC sudah kaya tepatnya.
Terus bergilir, kemudian karet, teh, kopi, cocoa dan semua bahan baku nusantara di kuasai VOC.
Apa pelajaran yang bisa di tangkap?
Ingat penjajahan itu bukan OKUPANSI MILITER sejak awalnya, tetapi OKUPNASI EKONOMI. Jadi bagi saya B**LS*IT bekerja sama dengan Tiongkok dan IMF itu b**ls*it besar. Foreign direct investment yang ada di otak pejabat adalah pemahaman anak bangsa yang otaknya sudah terpesona oleh globalis.
Itu sebenranya pejajahan sama seperti VOC di awal masuk selama 200 tahunan. Sampai akhir tahun 1900 kira kira. Disaat itu dunia bergeser jauh dimana rempah bukan lagi primadona tetapi sumber di dalam bumi, minyak, gas, batubara, dan mineral lainya.
Jadi sekedar mengingat, apapun perusahaan asing masuk ke indonesia menggarap, mengambil dan mengolah isi bumi Indonesia, itu penjajahan!!!!!
Ide ini makanya saya tekankan, kalau mandat di tangan generasi muda pada tahun 2024. Maka tidak ada perusahaan tambang di indonesia yang asing!!!! Setidaknya 51% adalah lokal dimana proses hilirisasinya, lokal 100%.
Cukup sudah di bodohi oleh asing selama 300 tahun di ambil rempahnya dan apapun yang di hasilkan oleh alam indonesia, namun begitu bahan baku alam di bumi Indonesia disentuh asing dan didiamkan artinya dua, satu geblek tidak faham nasionlisme yang kedua adalah memang kaki tangan asing. #peace
Penulis: Mardigu WP
Komentar
Posting Komentar